Kapabilitas

Latihan gabungan Angkatan Laut Malaysia dan AS tegaskan kemitraan lebih dari 30 tahun

Tahun ini menandai penyelenggaraan ke-31 Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT), rangkaian latihan maritim multinasional yang dirancang untuk meningkatkan respons terhadap tantangan keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik.

USS Cincinnati bersama fregat AL Malaysia KD Lekiu melakukan operasi bersama di Selat Malaka saat latihan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Malaysia 2025. [Angkatan Laut AS]
USS Cincinnati bersama fregat AL Malaysia KD Lekiu melakukan operasi bersama di Selat Malaka saat latihan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Malaysia 2025. [Angkatan Laut AS]

Oleh Focus |

Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (Royal Malaysian Navy/RMN) menjadi tuan rumah bagi AL AS dan Korps Marinir AS di Lumut dalam latihan CARAT Malaysia, bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat interoperabilitas dan keamanan kawasan.

Latihan gabungan 2025 merupakan penyelenggaraan ke-31 dalam sejarah CARAT. Latihan tahun 2024 digelar di Brunei.

Sebagai salah satu agenda latihan penting di kawasan, CARAT bertujuan memperkuat kerja sama keamanan regional, mempererat kemitraan, dan meningkatkan interoperabilitas maritim. AL AS menyampaikan hal itu dalam siaran pers 4 Desember terkait dimulainya latihan satu pekan itu.

“Kami merasa sangat terhormat dapat kembali hadir dan memperingati 31 tahun penyelenggaraan latihan CARAT bersama para mitra kami di Malaysia,” kata Kapten Matt Cox, wakil komandan Destroyer Squadron 7 (DESRON 7) sekaligus pimpinan delegasi AL AS, dalam keterangan tertulis.

Personel Penjinak Bahan Peledak Mobile Unit 11 AL AS bersama teknisi Jihandak AL Malaysia pada 8 Desember menyiapkan lokasi latihan peledakan di Lumut, Malaysia, guna meningkatkan interoperabilitas dan respons terhadap tantangan keamanan di lautan. [Angkatan Laut AS]
Personel Penjinak Bahan Peledak Mobile Unit 11 AL AS bersama teknisi Jihandak AL Malaysia pada 8 Desember menyiapkan lokasi latihan peledakan di Lumut, Malaysia, guna meningkatkan interoperabilitas dan respons terhadap tantangan keamanan di lautan. [Angkatan Laut AS]

DESRON 7 adalah skuadron kapal perusak AL AS yang ditempatkan permanen di Asia Tenggara.

“Latihan ini menunjukkan pentingnya kemitraan yang telah terjalin lama dalam upaya kami menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, sekaligus menjadi sarana bagi kami untuk mengatasi tantangan keamanan laut secara bersama,” ujar Cox.

CARAT mempertemukan pasukan Malaysia dan AS dalam latihan darat dan laut, serta kegiatan olahraga dan hubungan masyarakat (COMREL) yang memperkuat hubungan militer dan sipil.

Anggota pasukan yang mengikuti latihan melakukan pertukaran keahlian dalam berbagai bidang, termasuk siber, hukum, medis, pemantauan domain maritim, penyelaman dan penyelamatan, jihandak, serta musik.

Dalam latihan staf pada 6 Desember, tentara Malaysia dan Marinir AS dari Pasukan Rotasi Marinir – Asia Tenggara bekerja sama dalam proses perencanaan respons cepat yang bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi tantangan keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik..

Pada 8 Desember, teknisi jihandak dari RMN dan Angkatan Laut AS mengikuti latihan di darat di Lumut dengan menyiapkan area peledakan serta menjalani latihan keamanan maritim yang ditujukan untuk meningkatkan interoperabilitas.

Latihan CARAT Malaysia diakhiri dengan rangkaian operasi laut di Selat Malaka, saat USS Cincinnati melaksanakan kegiatan bersama fregat RMN, KD Lekiu.

“Latihan ini meningkatkan kemampuan kami dalam menghadapi tantangan di lautan, baik tradisional maupun non-tradisional,” ujar DESRON 7 melalui akun Facebook pada 8 Desember.

Membangun masyarakat, mempererat persahabatan

Tentara RMN dan USS Cincinnati berpartisipasi dalam kegiatan COMREL di Panti Asuhan Nur Hidayah di Bukit Gantang pada 6 Desember.

Markas Pemerintahan Armada Barat RMN melaporkan personel AL Malaysia dan AS bekerja sama melakukan perbaikan ringan, pengecatan, perawatan, pembersihan, serta sesi interaktif bersama anak-anak di panti asuhan.

Video rekap kegiatan hari itu memperlihatkan para anggota AL memasak dan makan bersama anak-anak, mengajak mereka berbelanja pakaian dan sepatu baru, serta bermain dan menari bersama.

“Program ini menciptakan kesempatan untuk membangun hubungan yang bermakna dan pertukaran budaya, memperkuat persahabatan di luar lingkungan latihan,” demikian keterangan dalam video.

DESRON 7 menyatakan di media sosial bahwa CARAT tidak hanya soal latihan maritim, tetapi juga tentang memperkuat hubungan jangka panjang dan membantu masyarakat setempat.

Di hari yang sama, anggota AL dan Marinir AS melakukan pertandingan persahabatan bersama tentara RMN, bermain sepak bola dan lomba sumpit.

Personel US Navy 7th Fleet Band tampil bersama anggota RMN dalam konser di Lumut Waterfront pada 7 Desember. Para pelaut RMN menyanyi dan menari, diiringi musik dari brass band, demikian terlihat dalam foto-foto acara tersebut.

CARAT Malaysia digelar setelah Southeast Asia Cooperation and Training 2025, di mana RMN dan Angkatan Laut AS melakukan latihan bersama anggota ASEAN dan mitra lain untuk meningkatkan interoperabilitas serta memperkuat kerja sama dan stabilitas regional.

Apakah Anda menyukai artikel ini?

Policy Link