Oleh Wu Qiaoxi |
Latihan gabungan AL dan AU Filipina dan AS berlangsung di dekat Beting Scarborough di Laut Tiongkok Selatan pada akhir Januari, seiring perluasan kerja sama keamanan kedua sekutu itu di perairan yang diklaim Tiongkok. Nama Filipina untuk gosong karang itu adalah Bajo de Masinloc.
Kegiatan Kerja Sama Maritim (MCA) berlangsung pada 25-26 Januari di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina, yang disebut Angkatan Bersenjata Filipina (ABF) sebagai latihan gabungan ke-11 bersama pasukan AS sejak November 2023 dan yang pertama tahun ini. Beting Scarborough adalah simpul rawan yang berlarut-larut di Laut Tiongkok Selatan.
Gosong karang itu, sekitar 220 km sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina, dikuasai Tiongkok sejak 2012 tetapi terletak di dalam ZEE Filipina yang diakui internasional. Batas zona tersebut berjarak 200 mil laut (370,4 km) dari pantai Filipina.
Memperkuat koordinasi Filipina-AS
Latihan dua hari itu berfokus pada penguatan koordinasi operasi matra laut dan udara, kata ABF dalam konferensi pers pada 27 Januari.
![Pada 26 Januari, pelaut Angkatan Laut AS di atas kapal perusak USS John Finn melambaikan tangan ke fregat AL Filipina BRP Antonio Luna saat Kegiatan Kerja Sama Maritim di ZEE Filipina. [Alexandria Esteban/AL AS]](/gc9/images/2026/01/29/54411-9493982-370_237.webp)
"Latihan kali ini menunjukkan aliansi abadi ABF-AS dan menegaskan komitmen kedua pasukan untuk memperkuat keamanan maritim, meningkatkan interoperabilitas operasi, dan menegakkan tatanan internasional berbasis aturan di kawasan Indo-Pasifik," kata pihak militer.
Aset yang dikerahkan Filipina termasuk fregat perudal BRP Antonio Luna, jet tempur FA-50, pesawat A-29 Super Tucano, helikopter AW-109, dan kapal penjaga pantai Filipina BRP Gabriela Silang.
Komando Indo-Pasifik AS mengerahkan kapal perusak perudal USS John Finn, helikopter MH-60R Seahawk, dan pesawat pengintai P-8A Poseidon, menurut pernyataan militer Filipina dan AS.
Menurut ABF, kegiatan itu melibatkan rangkaian manuver laut dan udara terkoordinasi yang bertujuan meningkatkan koordinasi taktis dan interoperabilitas kedua pasukan. "Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini meningkatkan koordinasi, kecakapan taktis, dan saling pengertian antara pasukan sekutu," kata pihak militer.
Latihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan keawasan maritim dan dilaksanakan dengan menjunjung hukum internasional dan kebebasan navigasi, kata 7th Fleet AS. Armada itu secara rutin beroperasi bersama sekutu dan mitra untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, katanya.
Latihan itu berlangsung di tengah tumpang tindih klaim wilayah di Laut Tiongkok Selatan. Klaim luas Beijing bertentangan dengan klaim beberapa negara Asia Tenggara.
Kapal Tiongkok berada tidak jauh
Selama latihan, kapal AL Tiongkok beroperasi di dekat situ, kata pejabat Filipina. "Ada satu kapal Tentara Pembebasan Rakyat yang terpantau di area latihan. Kapal itu tidak melakukan tindakan agresif atau koersif," ujar Laksda Roy Vincent Trinidad, juru bicara AL Filipina untuk urusan Laut Filipina Barat, menurut Kantor Berita Filipina.
Komando Palagan Selatan Tiongkok secara terpisah menyatakan bahwa mereka melakukan patroli rutin di Laut Tiongkok Selatan pada waktu yang sama, tanpa memberi perincian tentang lokasi patroli. Dalam pernyataan 27 Januari, komando itu mengkritik kerja sama keamanan Manila dengan Washington.
"Filipina melibatkan negara di luar kawasan untuk melakukan hal yang disebut 'patroli gabungan', yang mengganggu perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan," demikian pernyataannya.
"Pasukan komando palagan akan secara tegas melindungi kedaulatan wilayah beserta hak dan kepentingan maritim nasional, serta menjunjung tinggi perdamaian dan stabilitas regional."
Latihan terbaru itu mencerminkan hubungan pertahanan yang kian erat antara Manila dan Washington di bawah Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang memperluas kerja sama militer dengan Amerika Serikat di tengah konfrontasi Tiongkok-Filipina yang berulang di perairan sengketa. Latihan itu bertujuan meningkatkan kesiapan dan interoperabilitas, bukan membidik negara tertentu, kata Manila.
![Pada 25 Januari, kapal perusak Angkatan Laut AS USS John Finn dan kapal Filipina BRP Gabriela Silang dan BRP Antonio Luna melakukan latihan pengisian perbekalan di laut saat Kegiatan Kerja Sama Maritim di ZEE Filipina. [Alexandria Esteban/AL AS]](/gc9/images/2026/01/29/54410-9495686-370_237.webp)